Pentingnya Pendidikan Dini bagi Anak

By Admin 06 Agu 2020, 08:25:49 WIB Pendidikan
Pentingnya Pendidikan Dini bagi Anak

Anak berusia di bawah tiga tahun (batita) adalah anak yang sedang gencar-gencarnya mencari tahu tentang sesuatu yang baru dalam kehidupannya. Pada usia itu, bisa dibilang zaman keemasan, anak menyerap informasi sebanyak-banyaknya. Dalam buku Amazing You disebutkan, perkembangan intelektual dimulai sejak lahir dan hanya berhenti saat orang tersebut meninggal. Learning atau belajar adalah nutrisi penting untuk pertumbuhan. Anda tidak dapat bertumbuh sebagai pribadi apabila Anda tidak belajar hal-hal baru. Saat Anda berhenti belajar adalah saat Anda berhenti berkembang. Bayangkan apabila anak kecil yang belajar bagaimana berjalan sudah jatuh 20 kali. Anak ini kemudian berpikir, ”Ah saya pikir berjalan adalah hal yang tidak cocok dengan saya.” Apa yang akan terjadi? Kemungkinan dia tidak akan mencoba lagi dan menjadi pribadi lumpuh. Belajar dari cerita ini, kita memang akan membuat kesalahan, mengalami rasa pedih. Tetapi kita harus mencobanya lagi. Ketika anak mempelajari sesuatu yang baru maka persambungan serat saraf baru akan terbentuk di otaknya. Hal ini dinamakan dengan jalur serat saraf atau neural pathway. Baca Juga: Pentas Seni untuk Aktualisasi Anak Pendidikan bagi anak usia dini adalah pemberian upaya untuk menstimulasi, membimbing, mengasuh dan pemberian kegiatan pembelajaran yang akan menghasilkan kemampuan dan ketrampilan anak.

Pendidikan anak usia dini merupakan salah satu bentuk penyelenggaraan pendidikan yang menitikberatkan pada peletakan dasar ke arah pertumbuhan dan perkembangan fisik (koordinasi motorik halus dan kasar), kecerdasan, daya cipta, kecerdasan emosi, dan kecerdasan spiritual. Jadi, apa saja sih pentingnya pendidikan dini bagi anak? Mari kita ulas satu persatu. Pertama, merangsang motorik atau ketrampilan anak Dengan menanamkan pendidikan dini pada anak salah satunya menjadikan anak mampu mengembangkan keterampilannya dan mengasah lebih dalam otak kanan. Kedua, mengembangkan kreativitas anak Anak yang diajarkan atau dikenalkan pentingnya pendidikan dini akan memberikan dampak positif dengan membiarkan anak mengeksplorasi apa yang ingin dia ketahui, sehingga dengan begitu anak bisa lebih kreatif dalam mencari tahu suatu hal yang baru sesuai dengan pengalaman yang dilaluinya. Ketiga, menjadi pribadi pembelajar Dalam buku Amazing You, Pribadi Bahagia dan Berpotensi, dr. Basrin Harsono menjelaskan, belajar sering dihubungkan dengan pendidikan formal di sekolah atau perguruan tinggi. Padahal kenyataannya anak dapat memperoleh pengetahuan di mana saja dan kapan saja. Keempat, menjadi satu langkah lebih maju Bagi anak yang tidak mengenal pendidikan sejak dini, ini merupakan satu langkah maju. Memang tidak menjamin bahwa yang menempuh pendidikan sejak dini akan lebih sukses. Namun dengan mengenalkan pendidikan sejak dini bisa membuat anak satu langkah lebih maju dalam hal pengetahuan dibanding dengan anak yang sejak dini dibiarkan tanpa dikenalkan pendidikan. Kelima, meningkatkan sosialisasi pada anak Dengan mengenalkan pendidikan lebih dini, anak bisa lebih mengembangkan sosialisasinya terhadap sesama, terutama dengan teman-temannya. Karena mereka belajar dengan bertemu orang-orang yang bervariasi, sehingga mampu memancing sikap sosial anak. 

Dengan menerapkan pendidikan dini, anak lebih mampu mengeksplorasi dunia luar sehingga bisa melatih otak kanan dan kiri dalam penyeimbangan ilmu pengetahuan, mengasah motorik atau keterampilan dan sosialisasi yang bersifat membangun kerja sama. (Nia Putri Listiyani - Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri Pontianak dan Pegiat Literasi di Rumah Literasi Iain Pontianak).

Sumber: sahabatkeluarga.kemdikbud.go.id




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook